Header Ads

Image and video hosting by TinyPic

6 Momen nanggung yang cuma dirasakan anak 90-an ini bikin kangen


Istana Goal - Bagi sebagian orang, era 90-an merupakan salah satu era yang penuh kenangan dan memori indah. Terutama bagi kamu yang lahir pada era ini, pasti pernah mengalami masa kecil menyenangkan yang sulit dilupakan.

Ya, meski tanpa kehadiran gadget dan teknologi canggih seperti saat ini, anak generasi 90-an nggak pernah kehabisan cara kreatif menciptakan momen menyenangkan. Mulai dari membuat mainan sendiri dari bahan seadanya, hingga bermain permainan tradisional bersama teman-teman hingga sore hari.

Jika mengingat momen-momen bahagia pada era 90-an, rasanya jadi ingin mengulang dan merasakan kembali masa-masa itu, ya?

Selain momen bahagia, kenangan anak 90-an juga nggak jauh dari momen nanggung yang pastinya bakal bikin kamu makin kangen sama masa-masa itu.

Nah, untuk membangkitkan kembali ingatanmu, yuk bernostalgia dengan enam momen nanggung yang cuma dirasakan anak 90-an, seperti sudah dirangkum Istana Goal.com dari berbagai sumber.

1. Masih asyik main sama teman tapi harus pulang saat magrib.


Momen nanggung satu ini pasti pernah dirasakan anak 90-an. Ngaku deh, pasti saat itu kamu merasa kesal dan bete jika sudah dipanggil ibu untuk pulang ke rumah, kan? Padahal saat itu kamu masih asyik bermain sama teman-teman.

Ya, saking asyiknya bermain di luar bersama teman, biasanya kamu jadi lupa waktu dan nggak ingin pulang. Namun panggilan dari ibu atau adzan magrib pun menjadi pertanda bahwa mau nggak mau kamu harus pulang ke rumah. Meski jadi momen nanggung, momen ini pasti jadi salah satu momen klasik yang akan selalu dikenang anak 90-an.

2. Kertas binder kesayangan rusak atau hilang.


Nah, kalau momen nanggung ini biasanya dialami kalangan anak SD yang lahir tahun 90-an. Mengumpulkan dan bertukar kertas binder antar teman merupakan kegiatan hits yang memberi kebahagiaan tersendiri. Bahkan saking hitsnya, kegiatan yang biasanya dilakukan anak perempuan ini sudah jadi hal wajib.

Tak heran jika kertas binder kesayangan sampai rusak atau hilang, bakal jadi momen nanggung yang bisa bikin bete seharian. Belum lagi jika kertas binder itu langka atau cukup mahal. Kalau kamu pernah mengalami hal yang sama, pasti tahu banget dong rasanya kayak gimana?

3. Ngejar-ngejar layangan tapi gagal mendapatkannya.


Bermain layang-layang bersama teman-teman juga menjadi salah satu kegiatan menyenangkan yang kerap dilakukan anak 90-an. Biasanya permainan ini paling pas dilakukan sore hari. Namun nggak jarang juga ada yang bermain layang-layang dari siang hingga sore hari.

Salah satu momen paling seru saat main layangan adalah ketika berhasil memutuskan benang layangan lawan. Selain itu, mengejar layang-layang jatuh dan berhasil mendapatkannya juga menjadi momen yang nggak kalah seru. Sayangnya, momen seru ini bisa berubah seketika menjadi momen nanggung yang anti klimaks jika gagal mendapatkan layang-layang setelah mengejar sekuat tenaga.

4. Kehabisan uang receh saat asyik teleponan di telepon umum.


Sebelum adanya handphone dan smartphone, telepon umum merupakan alat komunikasi yang sering digunakan anak 90-an. Fasilitas umum ini bahkan sempat menjadi spot favorit anak 90-an mengobrol dengan teman atau bahkan gebetan.

Cukup memasukkan uang receh mulai dari Rp 50 sampai Rp 500 dan menekan nomor tujuan, kamu pun sudah bisa terhubung. Mungkin dulu kamu salah satu yang rela berdiri lama-lama demi bisa mengobrol dengan teman atau gebetanmu?

Kalau iya, mungkin kamu juga pernah mengalami momen nanggung saat asyik teleponan di telepon umum karena kehabisan uang receh. Duh, pasti bikin bete banget deh. Lagi asyik-asyiknya ngobrol, eh malah terputus karena kehabisan uang receh.

5. Ngirim salam ke gebetan lewat radio tapi nggak dibaca penyiar.


Selain telepon umum, radio juga menjadi salah satu barang yang sangat digandrungi anak muda 90-an. Dulu, siaran radio merupakan salah satu hal yang sangat dinantikan.

Pasalnya, tak hanya mendengarkan musik dan mendapat informasi saja, radio juga menjadi ajang kirim salam untuk gebetan, lho. Generasi 90-an pasti tahu banget betapa menggembirakannya ketika salam dan lagu yang direquest dibacakan penyiar. Nggak heran jika momen ini jadi momen penantian.

Momen tersebut juga bisa langsung berubah jadi situasi anti klimaks kalau ternyata salam yang dikirim nggak dibaca penyiar. Rencana ngedeketin gebetan pun jadi gagal deh.

6. Nggak berhasil mengoleksi semua hadiah dari snack favorit.


Salah satu momen nanggung yang cuma dirasakan anak 90-an adalah saat nggak berhasil mengoleksi semua hadiah dari snack favorit. Mengoleksi semua hadiah dari snack memang menjadi salah satu kegiatan menyenangkan bagi anak 90-an.

Hadiah dari snack-snack era 90-an juga beragam. Mulai dari hadiah yang hanya perlu dikoleksi hingga berupa misi atau teka-teki dengan iming-iming hadiah lebih besar. Hal ini tentu menjadi kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri yang cuma dirasakan generasi 90-an jika berhasil menyelesaikan teka-teki atau mengumpulkan semua koleksi tersebut.

Tidak ada komentar