Header Ads

Image and video hosting by TinyPic

Menanti Respons Pogba Pasca Dicela Mourinho


Istana Goal - Paul Pogba, gelandang termahal yang pernah dibeli Manchester United. Pogba boleh dikatakan sebagai pemain hebat dengan segudang talenta, tetapi sikap Pogba perlu dipertanyakan.

Laga MU kontra Arsenal pada pekan ke-15 Premier League 2018/19, Kamis (6/12) dini hari WIB nanti mungkin akan jadi laga yang lebih penting bagi Pogba. Dia harus membuktikan kemampuannya sebagai gelandang hebat, bukan hanya banyak omong.

Beberapa waktu lalu beredar rumor buruk terkait masalah Pogba dengan sang pelatih, Jose Mourinho. Mengutip Fox Sports, Daily Record melaporkan bahwa Mourinho mengkritik keras Pogba di hadapan para pemain dan menyebut Pogba sebagai virus menular.

Kritik Mourinho

Kritik Mourinho begitu pedas. Salah satu staf internal MU mengatakan: "Jose menyebut Pogba sebagai virus di depan semua pemain. Dia berkata padanya: 'anda [Pogba] seperti seseorang dengan penyakit flu yang membawa virus di ruang tertutup - anda menularkan virus itu pada pemain lainnya'."

"Dia [Mourinho] juga berkata: 'anda tidak bermain, anda tidak menaruh respek pada pemain dan suporter anda anda membunuh mentalitas pemain baik, pemain jujur di sekitar anda'."

Sekarang, The Times melaporkan bahwa Pogba sudah memberikan jawaban terhadap kritik Mourinho. Pogba mengaku tak bisa memberikan permainan terbaiknya saat melawan Southampton karena dia kesulitan mengumpan bola pada siapa pun.

Respons Pogba

Kini, seluruh mata penggemar MU akan mengawasi penampilan Pogba saat melawan Arsenal nanti. Pogba adalah salah satu pemain yang tampil paling buruk saat MU bermain imbang 2-2 kontra Southampton, dia mudah kehilangan bola.

Konflik antara Pobga dengan Mourinho ini sudah berlangsung lama, sejak musim lalu. Berbeda dengan pemain lain, Pogba adalah tipe pemain yang akan membalas komentar pedas pelatihnya di depan media.

Sifat Pogba itu justru semakin memperburuk masalah yang sudah parah. Sebelum MU berusaha meraih kemenangan untuk menembus empat besar, tampaknya konflik ini harus diselesaikan terlebih dahulu.

Tidak ada komentar